Anggota : 485
Posting : 815
kartikashop - Peringkat: Warga Ngoceh
Nama
dafawijaya
Kirim Pesan
abudzaky - Peringkat: Warga Ngoceh
Nama
abudzaky
Kirim Pesan
gusde - Peringkat: Warga Ngoceh
Nama
ida bagus made widyantara
Kirim Pesan
fitri_chichi - Peringkat: Warga Ngoceh
Nama
fitri komalasari
Kirim Pesan

Selamat Datang di Forum Ngoceh.us

User Manual : Cara Posting (Download versi PDF)
yoitio
Lurah Ngoceh

UserID : 684
Total Posting : 270
Tgl Gabung :
Kamis, 08 Sep 2011
Kota : Cilacap (luar kota)
Kirim Pesan
Laporkan Anggota

Teknik meloloh branjangan

 Senin, 01 Sep 2014 - Pukul 09:15
0 Rating:

Karena permintaan dari beberapa teman, akhirnya saya menyempatkan diri untuk membuat artikel tehnik ngeloloh ala saya pribadi dan tentunya jg saran dan bantuan seorang sahabat yang biasa membantu saya dalam hal meloloh piyik branjangan.

Sebelum membahas step by step tehnik meloloh piyikan alangkah baiknya saya jelaskan sendiri apa itu piyikan dan trotolan.knapa?karena banyak dari rekan2 brenjez mania yang masih keliru dalam hal menyebutkan piyikan dan trotolan.

PIYIKAN atau LOLOHAN Yang di sebut burung piyikan adalah burung yang belum bisa makan sendiri dan masih memerlukan bantuan kita untuk memberikan makan atau biasa di sebut meloloh.

Maka dari itu sering di sebut burung piyikan atau lolohan. PhotoPiyikan/lolohan TROTOLAN Sedangkan untuk Trotolan, biasanya burung sudah bisa mandiri. sudah mampu berjalan dan memakan pakannya sendiri, entah itu kroto,ulat, jk atau voer halus juga kenari seed dan minum sendiri.

Pada fase ini burung sudah tidak ketergantungan lagi dengan manusia ( di suapin atau di loloh pakannya ).

Akan tetapi dia masih membawa warna bulu piyikan atau biasa disebut trotolan dan biasanya memerlukan waktu 3 sampai 6 bulan untuk berganti bulu dewasa ( mabung pertama dari bulu trotol ke bulu dewasa ).

Akan tetapi tidak menutup kemungkinan usia 2 bulan sudah mulai mabung dan berganti bulu dewasa. ( kembali ke metabolisme tubuh BR itu sendiri, rawatan dan asupan pakannya ) Photo Trotolan Baiklah sekarang saya mulai akan membahas step by step cara meloloh piyikan sebagai berikut. Biasanya petani memanen piyikan dari alam usia 5,6 bahkan 7 hari.

Tergantung situasi di alamnya, karena banyak predator yang mengancam keselamatan piyikan branjangan di alam sperti burung bangau, ular,burung ayam2an dll, makanya kadang kala sedini mungkin para petani memanennya dari alam.. Minggu pertama Setelah panen dari alam, di tangan kita piyikan BR di loloh murni menggunakan kroto segar ( tanpa campuran apapun )selama seminggu sampai piyikan BR terlihat sehat dan lincah.

Knapa? Karena piyikan BR pencernaannya masih halus jd belum mampu mencerna pakan yg terlalu kasar sperti butiran voer yg tdk terlarut dengan baik atau perut jangkrik.Sementara di alam biasanya indukannya akan meloloh piyikannya dengan menggunakan anakan belalang yg kecil2 yg belum tumbuh sayapdi remes2 dan dihancurkan oleh paruh indukannya sebelum di loloh untuk anak2nya secara bergantian Minggu kedua Memasuki minggu ke dua, biasanya piyikan branjangan sudah terlihat sehat dan kuat.

Pada fase ini kita sudah bisa memberikan kroto dengan campuran voer basah dengan per bandingan 2:1 atau 3:1 (kroto 2 atau 3 sedangkan voernya 1 ).

Maksud dan tujuan penambahan voer ini agar asupan pakan vitamin dan nutrisi untuk tubuh piyikan bisa lebih maksimal. Minggu ketiga Minggu ketiga biasanya piyikan sdh mulai belajar berjalan dan terbang kecil mngepakan sayap2nya.

Pada fase ini piyikan BR mulai nakal butuh perhatian extra karena takut sayap dan kakinya nyangkut ke ruji sangkar.

Pola pakan lolohannya pun sudah bisa sedikit di rubah.biasanya kita menggunakan kroto + voer basah dengan takaran 1;1 atau 2:1 ( kroto 1 dan voer basah 1 ) dengan diselingin perut jangkrik 2 atau 3 ekor skali loloh.

Biasanya pasca di loloh voer basah+kroto diselingin dengan perut jk ini.( ingat perut jangkrik saja tanpa kepala dan kaki kakinya. Minggu keempat Minggu ke empar biasanya piyikan BR sudah bisa berdiri dan bergerak bebas di dalam sangkar dan tetap kita loloh dengan kroto+ voer basah dengan perbandingan 1:1 tp perut jangkrik di tambahjumlahnyabisa 10/20 ekor perut jk sekali loloh ( tergantung tingkat kekuatan makan piyikan BR trsebut ).

Selama dia msih minta di loloh.hajar teruusssss wkwkwkkarena biasanya klo sudah merasa kenyang, piyikan BR tidak mau di loloh lagi. Nah pada fase ini kita sudah bisa mengajarin piyikan BR makan voer basah dan kroto yg di tebar di atas voer basah dan didasar sangkar dan jangan lupa sediakan cepuk air juga.biasanya naluri mereka akan mematuk2 kroto yg berserakan di dasar sangkar ( awas semut ) dan perlahan voer basah yg kita sediakan perlahan tp pasti kadar airnya di kurangin sampai voer kering saja. Minggu kelima sampai minggu keenam Pada minggu ini BR biasanya sudah bisa minum dan makan voer sendiri juga kroto dan jangkrik. Nah fase inilah saya menyebutnya TROTOLAN.

Itulah step by step meloloh piyikan ala GBB yg biasanya juga akan kita tambah asupan multi vitamin ( merk terserah ),kalsium, mineral, minyak ikan dll yg sekiranya mampu membuat piyikan kita tumbuh sehat,kuat dan cerdas.

Kelak saya akan menulis tentang factor stressing pd piyikan branjangan, penyakit yang menyerang piyikan branjangan hingga kematian pada piyikan branjangan. Akhir kata mohon maaf yang sebesar2nya bila ada salah2 kata dan perbedaan tehnik ngeloloh dengan rekan2 brenjez lain.Karena share dan tulisan ini hanya berdasarkan pengalaman pribadi saja.

Note : Special thx buat mas Bayuwijaya +istri, kang faiz the gunner, semua admin KKBI tanpa terkecuali dan tentu saja keluarga besar KKBI. Tetep salam brenjezzz, salam ngerudal tanpa bataazzzz!!!:D

 

By ; Griya Branjangan Bali

Halaman : 1